Langsung ke konten utama

Berdagang dari Rumah Menjadi Alternatif Usaha Saat Pandemi Covid-19

Foto: Dok. Pribadi

Jakarta, 7 Maret 2022  – Sejak virus korona atau Covid-19 mewabah di Indonesia, hampir semua aktivitas dilakukan dari rumah. Beberapa aktivitas termasuk bekerja, sekolah, sampai berbisnis dari rumah. Namun, seiring berjalannya waktu masyarakat pun bisa menyesuaikan saat masa pandemi ini atau yang disebut New Normal.

Pemerintah memberlakukan pembatasan kontak fisik atau sosial distancing dan bahkan beberapa kali diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah. Itu semua memberikan dampak signifikan bagi banyak pihak, salah satunya pelaku bisnis.

Tidak jarang, pebisnis mencari alternatif-alternatif agar tetap meraih pendapatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, salah satunya berdagang dari rumah. Seperti Mama Fatih (30), ibu rumah tangga yang berdagang dari rumah sejak Oktober 2021 hingga saat ini. Awalnya dia tidak terpikirkan untuk berdagang, melainkan ingin bekerja. Namun, suami dari Mama Fatih tidak mengizinkannya.

Mamah Fatih menjelaskan, “karena tidak diizinkan bekerrja di luar oleh suami, tetapi saya ingin punya penghasilan sendiri maka saya membuat usaha dari rumah dengan berdagang sate taichan.”

Lalu bagaiman caranya Mama Fatih berdagang dari rumah? sedangkan banyak pedagang yang berjualan yang lebih mudah dilihat atau dibeli banyak orang. Ibu dari dua anak ini mengungkapkan caranya mengembangkan usahanya, yaitu dengan cara promosi secara online, seperti lewat WhatsApp, GoFood, GrabFood, ShopeeFood, Traveloka Eats. Dengan begitu, ia bisa bertahan dan mampu bersaing dengan pedagang lain di luar sana.

Mengingat banyak orang yang beraktivitas dari rumah, mereka pun lebih memilih memesan kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan secara online. Masa pandemi ini menjadi kesempatan emas bagi Mama Fatih dengan berdagang dari rumah. Terbukti dari penghasilan yang ia dapat dari usahanya yaitu cukup untuk meningkat setiap bulannya.

“Justru berdagang online di masa pandemi membuat omzet meningkat, terutama di tanggal-tanggal masa promosi pada beberapa aplikasi. Salah satunya Shopee Food yang banyak memberikan diskon ke pembeli setiap bulannya. Namun, pasti ada kendalanya seperti berdagang sambil mengurus dua balita,” ungkap Mama Fatih.

Mama Fatih juga mengungkapkan akan terus berinovasi dengan mengembangkan menu yang lebih bervariasi dan bisa membuka warung sate dengan konsep modern dan harga kaki lima.

Berdagang dari rumah dengan memanfaatkan teknologi terbukti menjadi solusi untuk pelaku bisnis yang kesulitan mendapatkan penghasilan di masa pandemi. Selain itu juga menjadi momentum berkembangnya ekonomi digital dan kreatif. 

– HAS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

La Boheme, Kafe Rooftop Kekinian di Jakarta

  Kafe kekinian di kawasan Setiabudi menawarkan sensasi nongkrong sembari menikmati pemandangan Jakarta dari atas. Lokasinya yang strategis, La Boheme ramai dikunjungi dengan berbagai kalangan. Mulai dari anak muda yang sekedar nongkrong dengan teman-temannya sampai orang dewasa dengan pertemuan bisnis. Foto: Instagram @labohemejkt Keberadaan kafe di ibu kota sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Banyak orang berkunjung untuk makan, minum, atau bahkan sebagai tempat pertemuan penting seperti bisnis hingga yang santai bersama teman-teman.   Beberapa tahun terakhir ini banyak bermunculan kafe dengan konsep di atas bangunan atau biasa disebut rooftop . Café dengan konsep seperti ini banyak disukai karena selain menyantap menu, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Jakarta dari atas. Salah satu kafe rooftop yang terkenal di Jakarta, yaitu La Boheme. Berlokasi di tengah-tengah kota, La Boheme mengusung konsep tropikal yang dikelilingi tanaman-tanaman hijau menambah ...

Sejarah Hingga Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Menjadi Mal Tertua di Jakarta

  Jakarta terkenal dengan banyaknya gedung pencakar langitnya di berbagai titik kota. Salah satunya yaitu gedung sarinah yang menjadi pusat perbelanjaan pertama di Indonesia, terletak di Jalan MH Tamrin, Jakarta. Foto: sarinah.co.id Sarinah merupakan Badan Usaha Milik Negara yang digagas oleh presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno, untuk mewadahi kegiatan perdagangan produk dalam negeri serta mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Mengutip dari laman resmi Sarinah, mal pertama di Indonesia ini didirikan pada tanggal 17 Agustus 1962 dengan nama PT Department Store Indonesia. Sarinah menjadi pelopor bisnis ritel modern di Indonesia, dan hingga saat ini Sarinah terus menjunjung tinggi komitmennya untuk mendukung kemajuan produk-produk usaha kecil, menengah, dan koperasi. Merespon kebutuhan konsumen yang beragam, Sarinah berekspansi melalui pembukaan anak perusahaan di Semarang, Jawa Tengah. Peran aktif Sarinah sebagai mitra menjangkau perajin tradisional di pelos...

Belajar Ikhlas Lewat Lagu Hits Terbaru Dari Tulus

  Sebuah lagu yang mengajarkan kita makna sesungguhnya dari kata ikhlas. Lewat lagu Hati-Hati di Jalan, Tulus ingin menyampaikan pesan untuk tetap ikhlas meski berpisah dengan seseorang yang dicintai. Foto: kompas.com Setelah 10 tahun berkayra di dunia musik, akhirnya Tulus kembali dengan album terbaru yang bertajuk “Manusia” pada 3 Maraet 2022 lalu. Berisikan 10 lagu, salah satu yang mencuri perhatian pendengarnya yaitu lagu Hati-Hati di Jalan. Lagu tersebut langsung trending topic di media sosial dan menjadi perbincangan hangat netizen setelah perilisannya. Lagu Hati-Hati di Jalan memiliki makna yang mendalam, yaitu mengisahkan tentang kesedihan sepasang kekasih yang merelakan satu sama lain karena sudah tidak lagi satu jalan. Lirik yang dipenuhi diksi indah juga membuat menyentuh hati para pendengarnya. Salah satu lirik yang menarik perhatian pendengar, “Kukira kita asam dan garam. Dan, kita bertemu di belanga”. Kata-kata pada lirik tersebut mungkin terdengar asing jika ...